Alasan Banyak Orang Enggan Menjalani Tes HIV

Tes untuk mendeteksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) kini mudah dilakukan. Namun, banyak orang enggan untuk menjalani tes tersebut.
Kekhawatiran atas hasil tes HIV menjadi salah satu hambatan terbesar seseorang untuk tidak melakukan tes. Saat ini diperkirakan setengah dari 35 juta orang dengan HIV belum melakukan pengujian. Selain memiliki risiko memperburuk kondisi, dengan tidak melakukan pengujian tes, mereka juga meningkatkan risiko untuk melakukan penyebaran HIV.

Seperti pada infeksi lainnya, seseorang yang terdeteksi mengidap HIV akan menerima pengobatan untuk mengurangi keparahan kondisinya. Tetapi, mereka yang berusia antara 13 hingga 24 tahun yang tertular HIV cenderung tidak melakukan tes HIV daripada orang dewasa.

Banyak Penderita dengan HIV tidak mengetahui mereka terjangkit. Dengan begitu mereka tidak mendapatkan pengobatan dan tanpa sadar melakukan penyebaran virus HIV,

Infeksi HIV sendiri bisa dicegah dengan berbegai macam cara. Salah satunya dengan cara hindari melakukan hubungan seks yang tidak aman dengan orang yang bukan pasangan, dan selalu menggunakan alat-alat medis yang steril.

Hari AIDS seDunia 1 Desember 2015

SEMINAR TATA LAKSANA PENANGANAN HIV/AIDS

Semen Padang Hospital selalu meningkatkan pelayanan hampir diseluruh unit yang ada. Disini Semen Padang Hospital bekerjasama dengan Dokter dan perawat senior yang spesialis menangani permasalahan tersebut mengadakan seminar “TATA LAKSANA PENANGANAN HIV/AIDS BAGI KARYAWAN SEMEN PADANG HOSPITAL” yang diadakan setiap Sabtu di bulan September ini yaitu ( tanggal 7,14 dan 21 September 2013) yang diadakan di Ruang Serba Guna di Lantai 3 Semen Padang Hospital mulai pada pukul 08.00 wib s/d 16.00 wib. Seminar ini telah resmi dibuka langsung oleh Direktur Utama Semen Padang Hospital dr.Ronny Novianto, M.Kes yang menghadirkan Nara Sumber dr.Armen Ahmad,Sp.Pd,KPTI,FINASIM dan Nrs.Emma Juwita, S.Kep.MARS dengan topik pembicaraan mengenai “Tata Laksana Penaganan HIV/AIDS Bagi Karyawan Semen Padang Hospital”.

Dalam pembahasan tersebut disebutkan bahwa Virus HIV/AIDS tersebut adalah penyakit yang selalu meningkat dari tahun ke tahunnya,maka dari itu kita harus mengetahui bagaimana cara menangani pasien yang terkena virus tersebut agar kita tidak tertular dan menularkan ke yang lainnya.Tindakan pencegahan itu selalu diawali dan diakhiri dengan cara pencucian tangan yang bersih dan benar setiap kali adanya tindakan yang dilakukan. Maka dari itu kita wajib untuk mengetahui apa saja ciri-ciri dan penyebab  dari virus yang mematikan tersebut.Pada umumnya virus tersebut berasal dari beberapa hal yaitu: sex bebas, suntikan yang sembarangan dan cairan yang menularkan (darah, sperma, dsb).Virus ini akan terdeteksi minimal 10 tahun setelah berbuat penyebabnya tersebut. Gejala umumnya yaitu adanya pembengkakan pada bebrapa bagian tubuh, diare yang secara terus menerus yang tidak tau penyebabnya, dan berat badan yang turun secara drastis setiap 10 harinya, kulit yang berubah menjadi kering, gersang,ada bercak-bercak hitam, dsbg.Dari kata sambutan pembukaan yang disampaikan oleh Direktur Utama Semen Padang Hospital dr.Ronny Novianto,M.Kes tujuan dari diadakan seminar ini adalah agar seluruh karyawan Semen Padang Hospital mengetahui dengan benar Tata laksana penanganan pasien khususnya bagi penderita HIV/AIDS.

Dan Semen Padang Hospital ini telah terbuka untuk pasien umum lainnya, dan akan dilayani oleh tenaga medis kami yang telah diberikan pengetahuan dan training yang cukup untuk semua pelayanan.