• Serangan Jantung di Usia Muda

    Serangan Jantung di Usia Muda

    Sejumlah faktor meningkatkan risiko serangan jantung di usia muda. Mereka yang berisiko perlu menjalani pemeriksaan kesehatan jantung berkala.

    Sudden cardiac death atau kematian mendadak akibat serangan jantung tidak memandang umur.

    Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah menjelaskan serangan jantung dapat terjadi akibat penyakit jantung koroner, yakni penyakit yang disebabkan penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah jantung (koroner) akibat penumpukan plak, substansi yang tersusun atas lemak, dan sejumlah komponen lain.

    Penyakit jantung koroner lebih sering terjadi pada orang-orang tua. Kejadian pada orang muda, lanjutnya, disebabkan beberapa faktor. Salah satunya, faktor genetik.

    Seseorang yang memiliki riwayat keluarga penderita penyakit itu memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena serangan jantung. Selain itu, kelainan bawaan dari pembuluh arteri koroner juga menjadi faktor risiko lain penyebab kematian mendadak akibat serangan jantung di usia muda.

    Beberapa faktor risiko lain ialah kadar kolesterol total dan LDL tinggi, tekanan darah tinggi, merokok, diabetes mellitus, kegemukan (obesitas), kurang olahraga, dan stres.Meski perjalanan penyakit jantung koroner terbilang panjang, keberadaan gangguan itu di tubuh tidak selalu menimbulkan gejala mengganggu. Karena itulah, langkah pencegahan yang perlu dilakukan ialah pemeriksaan kesehatan jantung berkala untuk mendeteksi dini penyakit tersebut.

    Kematian mendadak akibat serangan jantung biasanya terjadi ketika jantung tidak mampu memompa darah ke otak setelah kekurangan pasokan darah. Pada pria kecenderungannya lebih tinggi, yaitu 60% langsung meninggal setelah mengalami serangan jantung. Adapun pada perempuan 45% berisiko meninggal.

    Oleh karena itu,disarankan salah satu solusi meminimalkan penyakit jantung di usia muda ialah mencegah mereka mengalami obesitas melalui pengaturan pola makan dan rutin olahraga minimal dua setengah jam per minggu. Periksakan juga kesehatan anda meskipun tidak memiliki riwayat keluarga jantung koroner, namun tetap mewaspadai kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi.

    Bagikan
    Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someone
    Leave a reply →

Leave a reply

Cancel reply

Gallery

Bagikan
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someone