• Lebih Baik Minuman Dingin atau Hangat untuk Buka Puasa?

    Lebih Baik Minuman Dingin atau Hangat untuk Buka Puasa?

    Saat umat Muslim menjalankan ibadah puasa Ramadan, cuaca yang panas dan terik di siang hari menjadi alasan seseorang memilih minuman dingin sebagai pelepas dahaga saat buka puasa.

    Namun, konsumsi minuman yang terlalu dingin saat buka puasa ternyata tidak baik bagi kesehatan Anda. Sebab, hal ini dapat mengakibatkan kontraksi pada lambung. Selain itu, minuman terlalu dingin juga mengakibatkan kerja lambung menjadi lambat.

    Mengapa demikian?
    Sebab, tubuh memerlukan waktu untuk menyesuaikan suhu tubuh. Akibatnya perut Anda terasa kembung dan penuh.

    Karena itu, para ahli gizi lebih menyarankan untuk terlebih dahulu mengonsumsi minuman hangat saat berbuka. Minuman hangat akan membuat lambung terasa lebih nyaman dan tidak menimbulkan rasa kembung.

    Namun meski disarankan untuk memilih minuman hangat, bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsi minuman dingin sama sekali. Anda dapat mengonsumsinya sekitar 5–10 menit setelah berbuka. Dengan demikian, diharapkan kondisi suhu tubuh dan lambung Anda sudah mulai stabil dan siap menerima minuman dingin.

    Agar Anda terhindar dari gangguan kesehatan selama bulan Ramadan, dahulukan minuman hangat saat buka puasa. Anda pun dapat terus menjalankan ibadah puasa dengan rasa nyaman.

    Selamat menunaikan ibadah puasa

     

     

     

    Sumber : Klikdokter

    Bagikan
    Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someone
    Leave a reply →

Leave a reply

Cancel reply

Gallery

Bagikan
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someone