Rambut Bayi Tumbuh Lebat Dengan Air Rebusan Kacang Hijau

Minum air rebusan kacang hijau saat hamil bisa membuat rambut bayi lebat. Hal ini banyak dipercayai ibu hamil sehingga kemudian banyak yang membiasakan diri meminum air rebusan kacang hijau.

Kacang hijau memang kaya akan nutrisi yang baik bagi ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Protein dan vitamin B yang terkandung di kacang hijau merupakan zat yang dibutuhkan untuk pertumbuhan rambut bayi.

Menurut hasil penelitian, 100 gram kacang hijau mengandung 24 gram protein, 7 gram zat besi, 5 gram vitamin C, 16 gram serat, 1 gram vitamin B, 132 mg kalsium, 3 gram seng, dan beberapa jenis mineral lainnya.

Jika ibu hamil menghendaki buah hatinya memiliki rambut lebat, boleh saja mengonsumsi kacang hijau secara rutin. Namun, lebatnya rambut bayi tak hanya dipengaruhi oleh asupan nutrisi ibu hamil, faktor genetik orangtua juga sangat berperan.

Meski demikian, mengonsumsi kacang hijau secara rutin saat hamil merupakan tindakan baik. Sebab kandungan kalsium dan fosfornya bermanfaat untuk kesehatan tulang ibu dan janin. Selain itu, kandungan zat besinya bermanfaat mencegah anemia pada ibu hamil serta protein bermanfaat bagi tumbuh kembang janin.

Meski tak menjamin rambut bayi tumbuh lebat, mengkonsumsi kacang hijau sangat bermanfaat bagi kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Supaya lebih nikmat, variasikan pengolahan kacang hijau menjadi bubur, puding, atau jus, jangan hanya mengonsumsi air rebusannya saja. Selamat mencoba yaa..

sumber : klikdokter.com

Kenali Penyebab Nyeri Lutut Saat Naik Turun Tangga

Naik turun tangga adalah aktivitas sehari- hari yang kerap dilakukan banyak orang. Sayangnya, beberapa orang mengeluhkan nyeri di lutut saat melakukannya. Meskipun radang sendi sering dituding sebagai biang keroknya, sebenarnya ada hal lain yang bisa menjadi penyebabnya.

Pada saat naik tangga, beban lutut Anda naik hingga tiga kali lipat. Sedangkan turun tangga akan membuat beban lutut naik hampir empat kali berat badan Anda. Kekuatan otot disekitar lutut seperti paha juga penting untuk menyokong lutut Anda dalam beraktivitas.

Beberapa hal yang dapat menyebabkan nyeri lutut saat naik turun tangga:

– Penyakit radang sendi lutut

Osteoarthritis adalah peyakit radang sendi lutut yang dapat menyebabkan nyeri saat Anda naik turun tangga. Ini merupakan penyakit kronik dan sering dialami oleh para lansia.

Pada osteoarthritis, tulang rawan dari tulang paha menipis karena proses peradangan. Seiring semakin parahnya peradangan, ruang sendi lutut akhirnya menyempit, dan timbul tonjolan- tonjolan tulang. Sehingga pada saat beraktivitas, nyeri lutut dapat dirasakan terutama saat naik- turun tangga ketika beban lutut lebih besar.

– Chondromalacia patella

Penyakit lutut ini disebabkan adanya kerusakan pada tulang rawan dari lutut. Gejala utama dari penyakit ini adalah meningkatnya rasa nyeri ketika sedang turun tangga. Nyeri juga dapat dirasakan ketika naik tangga walaupun lebih jarang.

– Penggunaan lutut berlebihan

Olahraga seperti berlari, melompat, dan bersepeda dapat merusak lutut Anda. Kegiatan olahraga tersebut memberikan beban yang berlebihan terhadap lutut. Olahraga yang berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan nyeri lutut terutama saat Anda naik-turun tangga. Apalagi bila Anda juga memiliki masalah berat badan berlebih.

– Flat feet

Flat feet/ kaki datar adalah jenis kaki ini tidak memiliki lengkungan di bagian dalam telapak kaki. Pada flat feet, seluruh telapak kaki akan menyentuh lantai ketika berdiri.

Hal ini tidak normal dan dapat menyebabkan bagian tubuh lain seperti lutut dan otot-otot sekitar lutut untuk menyokong beban tubuh. Sehingga, Anda juga dapat merasakan nyeri lutut jika Anda memiliki kaki datar.

Aktivitas dan berat badan berlebih dapat menyebabkan nyeri lutut pada lansia dan usia muda. Oleh karena itu, jaga kesehatan lutut supaya terhindar dari nyeri saat naik dan turun tangga. Jika nyeri sudah sangat mengganggu aktifitas Anda, Konsultasikan bersama dokter bedah orthopedi semen padang hospital, dokter akan memberikan treatment untuk mengurangi keluhan anda.

 

 

 

 

 

sumber : Klikdokter

Jangan Abaikan Nyeri Perut!

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa operasi gawat darurat di Indonesia paling banyak disebabkan oleh penyakit radang usus buntu (apendisitis). Hal tersebut, disebabkan penderita yang datang ke dokter saat usus buntunya sudah pecah sehingga harus dilakukan operasi sesegera mungkin.

Gejala awal radang usus buntu sering dirasakan di bagian ulu hati atau sekitar pusar kemudian berpindah ke perut kanan bawah beberapa jam kemudian. Rasa nyeri yang dirasakan biasanya sangat hebat penderitanya sulit berdiri dan berjalan.

Usus buntu dapat pecah bila terlambat ditangani. Jika pecah, isi usus buntu akan menyebar di rongga perut dan menyebabkan infeksi di seluruh lapisan rongga perut (peritonitis). Gejalanya berupa nyeri hebat di seluruh perut, perut kaku seperti papan, muntah-muntah, tidak bisa buang angin, dan tidak bisa buang air besar.

Penanganan untuk pasien peritonitis, dokter perlu melakukan tindakan pembedahan sesegera mungkin untuk menyelamatkan nyawa penderita radang usus buntu. Seluruh perut akan dibersihkan dan usus buntu akan dibuang.

Penyembuhan radang usus buntu dibutuhkan waktu yang lama untuk dapat pulih dari keadaan radang usus buntu pecah ini. Kenali dan deteksi gejala radang usus buntu segera agar tak membahayakan kesehatan Anda.
Salah satunya terobosan operasi usus buntu di semen padang hospital melalui pembedahan satu lubang saja atau disebut Single Incision Laparoscopic Surgery (SILS).

Cara Operasi bedah satu lubang ini sebetulnya sudah lama diterapkan di Singapura, Malaysia, Filipina, dan Thailand. Dokter bisa seminimal mungkin membuat luka sehingga memiliki keuntungan rasa nyeri yang sedikit & masa pemulihannya pun lebih cepat.