KULIT PRIA BUTUH PERHATIAN KHUSUS

Kesehatan kulit tidak hanya dibutuhkan oleh wanita. Pria juga memerlukan kulit yang sehat untuk menunjang penampilan fisik serta kesehatan secara keseluruhan.
Kulit pria berbeda dari kulit wanita. Kulit wajah pria lebih tebal dan kurang sensitif terhadap produk wajah dibandingkan kulit wajah wanita. Karena pria biasanya tidak menggunakan riasan, perawatan kulit pria biasanya lebih mudah daripada wanita. Namun demikian, kulit pria memiliki masalah lain yang disebabkan oleh mencukur atau masalah kebersihan akibat aktivitas yang kasar dan kotor. Itulah alasan mengapa pria membutuhkan perawatan kulit khusus.
Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatian pria untuk mendapatkan kulit sehat:
1. Cuci wajah dan tubuh setiap hari
Cuci wajah dengan pembersih wajah yang sesuai kurang lebih dua kali sehari, pagi dan malam hari. Dalam keadaan tertentu seperti setelah olahraga berat, aktivitas di luar ruangan, atau terpajan polusi, mencuci wajah secara ekstra perlu dilakukan. Selain itu, mandilah paling kurang satu kali sehari dan jangan menggunakan handuk bersama orang lain untuk mencegah infeksi kulit.
2. Gunakan pelembap pada kulit
Setelah mandi atau membasuh wajah, gunakan pelembap pada wajah dan badan dengan pelembap yang sesuai dengan tipe kulit Anda. Untuk kulit kering, pilih krim. Untuk kulit normal, gunakan losion. Sementara itu, gunakan toner atau gel untuk kulit berminyak.
3. Lindungi kulit dari sinar matahari
Sinar ultraviolet dapat menyebabkan berbagai masalah kulit. Masalah yang dapat ditimbulkan mulai dari masalah ringan seperti warna kulit tampak gelap dan bintik hitam pada kulit, hingga masalah serius seperti kanker kulit. Oleh karena itu, menggunakan kacamata, topi, dan pakaian yang pantas penting untuk kesehatan kulit. Penggunaan tabir surya dengan kekuatan minimal SPF-30 direkomendasikan jika Anda melakukan aktivitas di luar ruangan.
4. Gunakan produk mencukur yang tepat
Untuk mencegah iritasi setelah mencukur, pria disarankan untuk membasahi jenggot atau kumis sebelum mencukur.
5. Pola makan yang baik
Vitamin C dan E merupakan antioksidan yang baik untuk kesehatan kulit. Minumlah air putih delapan gelas untuk mencegah kekurangan cairan tubuh, sehingga kulit Anda tidak tampak kering.
6. Hindari riasan
Jangan menggunakan riasan, kecuali sangat dibutuhkan untuk acara tertentu. Jika cara pembersihan tidak optimal, jerawat dan masalah kulit lainnya dapat timbul.
7.Hindari merokok
Merokok dapat mempercepat proses penuaan kulit. Radikal bebas dan zat berbahaya lain dalam rokok akan menyebabkan kulit terlihat kusam.
Kunjungi dokter jika Anda memiliki masalah jerawat yang mengganggu, iritasi pada kulit, infeksi jamur, atau masalah kulit lainnya. Periksalah keamanan produk wajah sebelum menggunakannya. Pastikan produk tersebut telah disertifikasi. Cobalah produk pada bagian tubuh lain terlebih dahulu, sebelum mengunakannya pada wajah untuk memastikan tidak terjadi reaksi iritasi pada wajah. Diskusikan juga dengan dokter jika Anda tidak yakin dengan sebuah produk kulit. Konsultasi yang tepat akan membantu anda mengatasi permasalahan dengan kulit.

Pikun Tak Hanya Menyerang Usia Lanjut!

Kesulitan mengingat hal-hal sederhana tidak selalu menyerang orang-orang berusia lanjut. Anak muda pun bisa terserang pikun. Pola hidup yang tak sehat dituding sebagi salah satu penyebabnya.
Mulai saat ini, sebaiknya kamu mulai memperhatikan makanan yang akan dikonsumsi. Pola tidur yang baik dan rajin berolahraga juga penting dilakukan.

Gejala menurunnya daya ingat pada otak ini disebabkan kurangnya asupan Omega 3. Bagi seorang wanita setidaknya membutuhkan asupan Omega 3 sebanyak 1,1 gram (1.100 mg) per hari. Seafood merupakan sumber yang sangat baik. Para vegetarian yang memang tidak mengonsumsi ikan atau makanan sejenisnya, kemunginan rentan kekurangan omega 3.

Mereka yang terlalu tinggi menerima asupan omeg 6 seperti minyak jagung, minyak kedelai, minyak saffloer, dan minyak bunga matahari juga beresiko mengalami penyakit ini. Gejala penyakit pikun dapat dilihat dari tanda-tanda seperti:
1. Kelelahan
2. Memori yang buruk
3. Kulit kering, eksim dan rambut rontok
4. Masalah jantung
5. Masalah reproduksi
6. Perubahan suasana hati atau depresi
7. Sirkulasi yang buruk

Jika mengalami gejala ini berkonsultasilah dengan dokter. Meningkatkan asupan omega 3 didapat dari mengonsumsi telur, minyak canola, kenari, biji rami, kedelai, biji chia, dan ikan air dingin seperti salmon, trout dan cod.
Selain mengonsumsi makanan tersebut dapat juga memilih kapsul minyak ikan. Mendapatkan cukup omega 3 dapat mengurangi peradangan, mengurangi nyeri sendi, melawan obesitas, mengurangiasma, menurunkan tekanan darah dan kolesterol serta dapat mengurangi resiko penyakit jantung dan diabetes.

Imunisasi Hindarkan Anak Dari Penyakit Berbahaya

Kesehatan buah hati selalu menjadi prioritas bagi setiap orang tua, sebab anak merupakan calon pemimpin masa depan yang harus tumbuh dan berkembang dengan baik. Untuk menjamin hal tersebut dibutuhkan pertahanan tubuh yang dapat menjaga anak dari penyakit, salah satunya dengan melakukan imunisasi. Imunisasi merupakan tindakan medis yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat.

Imunisasi biasanya lebih fokus diberikan kepada anak-anak dikarenakan sistem kekebalan tubuh anak masih belum sebaik orang dewasa, sehingga rentan terhadap serangan penyakit berbahaya. “Imunisasi adalah pemberian kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit dengan memasukkan sesuatu ke dalam tubuh agar tubuh tahan terhadap penyakit yang sedang mewabah atau berbahaya bagi seseorang. Imunisasi berasal dari kata imun yang berarti kebal atau resisten. Imunisasi terhadap suatu penyakit hanya akan memberikan kekebalan atau resistensi pada penyakit itu saja, sehingga untuk terhindar dari penyakit lain diperlukan imunisasi lainnya” Jelas dr.Amirah Zatil Izzah, Sp.A saat ditanyai mengenai imunisasi di Acara Bincang Sehat Semen Padang Hospital kemarin. Dokter Amirah juga menjelaskan tujuan dari diberikannya suatu imunitas dari imunisasi adalah untuk mengurangi angka penderita suatu penyakit yang sangat membahayakan kesehatan bahkan bisa menyebabkan kematian pada penderitanya. Beberapa penyakit yang dapat dihindari dengan imunisasi yaitu seperti hepatitis B, campak, polio, difteri, tetanus, batuk rejan, gondongan, cacar air, tbc, dan lain sebagainya.

Pemberian imunisasi dilakukan dengan cara melemahkan virus atau bakteri penyebab penyakit lalu diberikan kepada anak dengan cara suntik atau minum / telan. Setelah bibit penyakit masuk ke dalam tubuh, maka tubuh akan terangsang untuk melawan penyakit tersebut dengan membantuk antibodi. Antibodi itulah nantinya bisa terus ada di dalam tubuh untuk melawan penyakit yang mencoba menyerang.

Jenis-jenis imunisasi ada dua macam, yaitu imunisasi pasif yang merupakan kekebalan bawaan dari ibu terhadap penyakit dan imunisasi aktif di mana kekebalannya harus didapat dari pemberian bibit penyakit lemah yang mudah dikalahkan oleh kekebalan tubuh biasa guna membentuk antibodi terhadap penyakit yang sama baik yang lemah maupun yang kuat. Sementara itu Public Relation Semen Padang Hospital, Chendy fragi yendra menambahkankan “Jika orang tua ingin membawa anaknya untuk imunisasi, bisa dilakukan di puskesmas atau rumah sakit seperti semen padang hospital yang telah memiliki tenaga medis dan peralatan lengkap untuk imunisasi, diantaranya imunisasi BCG, DPT, Hepatitis A, Hepatitis B, Campak, Polio langsung dengan dokter spesialis anak” jelasnya.

“Yang perlu diperhatikan lagi bagi orang tua adalah agar mengimunisasi anak sedini mungkin. Sebelum melahirkan, berkonsultasilah dengan dokter atau bidan mengenai jadwal imunisasi sehingga segera setelah bayi lahir dapat memperoleh imunisasi yang tepat. Selain itu, selalu tepat waktu dalam mengimunisasi anak, hal ini untuk mendapatkan hasil yang lebih efektif untuk imunitas anak” tambah dokter Amirah. Poli anak Semen Padang Hospital hadir dengan konsep ruang bermain sehingga anak merasa nyaman saat berada dirumah sakit. Jadwal dokter spesialis poli anak praktek setiap hari dari senin-sabtu jam 08.00-21-00 wib.